Peranan Nilai Syukur Dalam Mengatasi Putus Asa: Satu Pendekatan Berasaskan Tazkiyatun Nafs
The Role of Gratitude Value in Overcoming Despair: An Approach Based on Tazkiyatun Nafs
Keywords:
psikoterapi Islam, kesejahteraan psikologi, ketahanan diri, generasi muda, nilai syukurAbstract
Malay:
Kecenderungan kepada putus asa semakin membimbangkan dalam kalangan masyarakat, khususnya golongan muda yang berdepan dengan pelbagai tekanan hidup. Fenomena ini menuntut pendekatan yang lebih menyeluruh dan bersifat kerohanian dalam menangani kelemahan daya tahan jiwa. Kajian ini memberi fokus kepada peranan nilai syukur sebagai elemen penting dalam mengatasi perasaan putus asa, berdasarkan pendekatan tazkiyatun nafs dalam al-Quran. Objektif utama kajian ini adalah untuk menjelaskan konsep syukur menurut perspektif Islam, mengenal pasti hubungan antara syukur dan daya tahan jiwa, serta mencadangkan strategi pembangunan syukur dalam kehidupan individu. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis kandungan ayat-ayat al-Quran, disokong dengan dapatan literatur berkaitan psikologi positif dan nilai kerohanian. Dapatan kajian menunjukkan bahawa syukur bukan sahaja memperkukuh hubungan manusia dengan Pencipta, bahkan mampu merubah perspektif terhadap ujian hidup dan membina ketenangan dalaman. Implikasinya, nilai syukur wajar dijadikan elemen teras dalam intervensi kerohanian dan pembangunan jati diri, khususnya dalam kalangan generasi muda yang terdedah kepada krisis makna hidup dan tekanan jiwa.
English:
The tendency toward despair has become increasingly concerning within society, particularly among the younger generation who face various life pressures. This phenomenon calls for a more holistic and spiritually grounded approach to addressing the fragility of the human psyche. This study focuses on the role of gratitude (shukr) as a crucial element in overcoming feelings of despair, based on the tazkiyatun nafs (purification of the soul) approach in the Qur’an. The main objectives of this study are to explain the concept of gratitude from an Islamic perspective, to identify the relationship between gratitude and psychological resilience, and to propose strategies for cultivating gratitude in individual life. A qualitative approach is employed through content analysis of selected Qur’anic verses, supported by a review of relevant literature on positive psychology and spiritual values. The findings reveal that gratitude not only strengthens one’s relationship with the Creator but also transforms one’s perspective on life’s trials and fosters inner tranquility. The implications suggest that gratitude should be integrated as a core element in spiritual interventions and character development programs, particularly among the younger generation who are vulnerable to existential crises and psychological distress.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Quranic Sciences and Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








